Jumat, 17 Agustus 2018

MENYENTUH RASA BERSAMA "SLB NEGERI DJOJONEGORO" TEMANGGUNG

Moment yang paling menyenangkan untuk siswa siswi PAUD IT SEKOLAH ALAM LEMBAH SROYO adalah pada saat kegiatan puncak tema dengan mengadakan kegiatan kunjungan atau OUTING CLASS.  


 sebelum berangkat, Sholat DHUHA dulu yaa..... :)


Di Semester 1 Tahun Ajaran 2018/2019 ini , kami mengajak anak anak untuk berkunjung ke SLB NEGERI DJOJONEGORO yang beralamat di Jalan Grilya No.25, Kowangan,  Dompon, Kec. Temanggung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah 56218.
Usai Sholat Dhuha, kami meluncur menuju lokasi yang berjarak kurang lebih 2 Km dari PAUD IT SEKOLAH ALAM LEMBAH SROYO. Senyum ceria dan semangat anak anak membuat kami semakin bersyukur, dengan 31 siswa/i usia 3 - 6 tahun didampingi  3 pendidik tanpa orang tua murid yang ikut mendampingi, mereka terlihat tertib, mandiri dan sholikh/sholikhah ,  namun tak meninggalkan karakter anak anak yang aktif penuh rasa ingin tahu. 



Bertemu dengan perwakilan dari SLB NEGERI DJOJONEGORO yaitu Bapak Sugeng dikarenakan Ibu Kepala SLB Bu Ina Sulanti  sedang bertugas di luar kota, anak anak disambut dengan ramah dan tangan terbuka . Dengan tertib anak anak mengucapkan salam dan menyapa kakak kakak SLB yang pada saat itu sedang mempersiapkan beragam kegiatan lomba dalam rangka menyambut hari Kemerdekaan RI yang ke-73.



Didampingi Bapak Sugeng kami berkeliling di area sekolah yang luasnya kurang lebih 8.000 meter persegi  dengan bangunan yang tampak masih baru , tampak juga   ada bangunan masih dalam proses pembangunan. Berdiri megah Aula yang cukup luas mampu menampung semua Peserta Didik, Mushola kecil berada di bagian belakang samping bangunan Aula, diantaranya ada area APE Anak Usia Dini yang ketika saya tanyakan Bapak Sugeng mengatakan tahun ini tidak ada Peserta Didik yang mendaftar sehingga tidak ada kegiatan Belajar Mengajar untuk TK.  
Peserta Didik yang berpapasan dengan kami mengulurkan tangan tersenyum ramah, berusaha berkomunikasi dengan kami. Sebagian berada di tengah lapangan mempersiapkan lomba makan krupuk, lari cepat dll. Menurut cerita Bapak Sugeng Peserta Didik SLB NEGERI DJOJONEGORO terbagi menjadi beberapa klas yaitu : kelas tuna rungu, tuna daksa, tuna grahita, autis dan campuran (misalnya tuna rungu dan tuna daksa)  Jumlah siswa/i SLB tahun ajaran 2018/2019 saat  ini berjumlah kurang lebih 255 siswa/i dengan pendidik 30 tentu saja sangat kurang berimbang dengan jumlah siswa/i yang banyak, rasionya setidaknya 1 : 7. Itupun masih banyak Peserta Didik yang masuk dalam daftar tunggu karena minimnya SDM.  Namun karena saat ini SLB NEGERI DJOJONEGORO berada langsung di bawah Didikpora Propinsi, maka diawasi langsung dari pusat.





Saat ini SLB NEGERI DJOJONEGORO sudah menggunakan Kurikulum13 dengan waktu belajar 5 hari dalam seminggu. Kegiatan pendukung yang digunakan untuk keterampilan Peserta Dididk adalah membantik. Guru pembimbing membantik Ibu Menuk Agustina mengatakan bahwa batik teknik jumput dan cap diperkenalkan sebagai modal keterampilan siswa setelah lulus. Teknik ini dipandang cocok untuk siswa SLB sebab tidak begitu membutuhkan kejelian dan kesabaran seperti halnya membuat batik tulis. Pewarna juga tinggal membeli di toko sehingga siswa hanya tinggal menggunakan. Tidak ada promosi gencar dari sekolah pada hasil kreatif siswa ini, sebab sifatnya pembelajaran bukan industri. selama ini penjualan masih terbatas pada guru, orang tua siswa, dan mereka yang tertarik saat kunjungan kerja atau pemeran. 










Dengan penuh rasa haru saya memandang di sekeliling saya, sekilas tak terlihat sedikitpun sesuatu yang berbeda saat melihat aktifitas Peserta Didik SLB NEGERI DJOJONEGORO, aktif, ceria dan mampu bersosialisasi dengan baik, dan saya yakin itu semua berkat asuhan para pendidik yang dengan sabarnya mendampingi mereka....masyaallah...
Saya sempat menyapa beberapa orang tua Peserta Didik yang ternyata tidak hanya berasal dari Temanggung tapi ada yang dari Parakan, Magelang, bahkan Semarang di laju setiap hari demi masa depan putra/putri mereka. "tidak memungkinkan kalau mereka saya biarkan berangkat sendiri bu, jadi mau tidak mau saya harus menunggui mereka" itu kata mereka ketika saya tanyakan. SURGA UNTUKMU IBU... luar biasa !! ibu ibu hebat yang diberi amanah istimewa oleh Allah untuk mendampingi putra putrinya.

Saat kami meninggalkan SLB NEGERI DJOJONEGORO, banyak rasa bercampur aduk, khususnya saya...haru...bangga...bersyukur dan mendapat banyak ilmu terutama untuk Peserta Didik PAUD IT SEKOLAH ALAM LEMBAH SROYO. Bersyukurlah karena ALLAH memberimu kesempurnaan fisik , rajinlah menuntut ilmu selagi ada kesempatan...gunakan panca inderamu untuk hal hal yang bermanfaat dan yang ALLAH sukai. 
Untuk para Pendidik SLB NEGERI DJOJONEGORO, semoga selalu diberi kesehatan,  dan luar biasanya lagi  ada beberapa pendidik berasal dari luar kota seperti Yogyakarta, daerah Samas dan  Magelang. Bisa dibayangkan mereka harus berangkat lepas subuh untuk sampai ke Temanggung mendampingi Peserta Didik SLB NEGERI DJOJONEGORO di setiap harinya.




TERIMA KASIH SEGENAP KELUARGA BESAR SLB NEGERI DJOJONEGORO untuk waktu dan ilmunya 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar